Rokok dan Vape Sama-sama Berisiko bagi Kesehatan, Masyarakat Diimbau Lebih Waspada

 


amanahtimes.my.id – Penggunaan rokok maupun rokok elektronik (vape) masih menjadi perhatian para ahli kesehatan di berbagai negara. Meski vape kerap dipromosikan sebagai alternatif bagi perokok, berbagai lembaga kesehatan menegaskan bahwa kedua produk tersebut tetap memiliki risiko terhadap kesehatan.

Berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seluruh produk tembakau berbahaya dan tidak ada tingkat paparan yang benar-benar aman. Rokok konvensional diketahui mengandung ribuan zat kimia beracun yang dapat meningkatkan risiko kanker, penyakit jantung, stroke, hingga gangguan paru-paru.

Sementara itu, vape juga bukan produk yang bebas risiko. Aerosol yang dihasilkan dapat mengandung nikotin serta berbagai zat kimia lain yang berpotensi mengganggu kesehatan paru-paru dan sistem kardiovaskular. WHO juga menyebut dampak jangka panjang penggunaan vape masih terus diteliti, namun bukti yang ada menunjukkan bahwa produk tersebut tidak aman bagi kesehatan.

Meski sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan beberapa zat berbahaya dari vape dapat lebih rendah dibandingkan rokok bagi perokok yang beralih sepenuhnya, para ahli menegaskan bahwa hal itu tidak berarti vape aman. Risiko kecanduan nikotin tetap ada, terutama pada kalangan remaja dan orang yang sebelumnya tidak pernah merokok.

Lembaga kesehatan internasional mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menghindari penggunaan rokok maupun vape sebagai langkah terbaik dalam menjaga kesehatan. Edukasi mengenai bahaya nikotin dan zat berbahaya lainnya dinilai penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar dan didukung bukti ilmiah.

Post a Comment

Previous Post Next Post